Inilah Arti Bulan Syawal dan Keutamaannya Yang Perlu Kamu Ketahui

shares |

Creatwe.com - Inilah Arti Bulan Syawal dan Keutamaannya Yang Perlu Kamu Ketahui.  Baru saja kita melewati bulan Ramadhan, dan kini kita sudah berada pada bulan Syawal, bulan kesepuluh di dalam penanggalan hijriyah. Nyaris tak ada penyambutan terhadap datangnya bulan syawal. Berbeda dengan saat menyambut Ramadhan, biasanya kita mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan! Tetapi untuk bulan Syawal, tak pernah kita mendengar orang mengucapkan Marhaban Ya Syawal !

Inilah Arti Bulan Syawal dan Keutamaannya Yang Perlu Kamu Ketahui

Padahal, Syawal juga bulan istimewa serta memiliki keutamaan. Dan inilah beberapa keistimewaan bulan Syawal:

  • Bulan kembali Pada Kesucian


Syawal merupakan bulan kembalinya umat Islam pada fitrahnya, diampuni semua dosanya, setelah melakukan ibadah Ramadhan selama sebulan penuh. Setidaknya, tanggal 1 Syawal umat Islam “kembali makan pagi” serta diharamkan berpuasa pada hari itu.
Selain itu Syawal juga membawa kemenangan bagi mereka yang berjaya menjalani ibadah puasa sepanjang Ramadan. Ini merupakan lambang kemenangan umat Islam hasil dari “peperangan” menentang musuh didalam jiwa yang sangat besar, yakni hawa nafsu.

  • Bulan Syawal Adalah Bulan Takbir



Tanggal 1 Syawal merupakan Idul Fitri, semua umat Islam di berbagai belahan dunia mengumandangkan takbir. Maka dari itu, bulan Syawal pun sering disebut bulan dikumandangkannya takbir oleh semua umat Muslim secara serentak. Setidaknya satu malam, yakni pada malam memasuki tanggal 1 Syawal atau malam takbiran, menjelang Shalat Idul Fitri.

Kumandang takbir adalah ungkapan syukur atas keberhasilan ibadah Ramadhan selama satu bulan penuh. Kemenangan yang telah diraih itu tak akan tercapai, selain dengan pertolonganNya. Maka dari itu umat Islam memperbanyakkan dzikir, takbir, tahmid, serta tasbih.
"Dan agar kamu membesarkan Allah SWT atas petunjuk yang Ia berikan kepada kamu, dan agar kamu bersyukur atas nikmat-nikmat yang telah diberikan” (QS. Al-Baqarah: 185).

  • Bulannya Silaturahim


Berbeda dengan bulan-bulan lainnya, di bulan inilah umat Muslim melakukan begitu banyak silaturahim, seperti misalnya mudik ke kampung halaman, saling meminta maaf dengan kerabat atau tetangga, halal bil halal, mengirim SMS atau telepon, dan lain sebagainya. Betapa bulan Syawal menjadi bulan penuh keberkahan, rahmat, dan ampunan dari Allah SWT sebab umat Islam mengeratkan tali silaturahmi serta ukhuwah Islamiyah.

  • Bulan Keceriaan


Bulan Syawal merupakan bulan penuh keceriaan. Di Indonesia sendiri bahkan identik dengan hal serba baru. Seperti misalkan: pakaian baru, sepatu dan sandal baru, perabotan rumah tangga baru, dan lain sebagainnya. Semua orang bersuka cita, bersalam salaman, berpelukan, bertangis bahagia, mengucapkan banyak  pujian syukur yang agung, saling memaafkan dan meminta maaf.

Begitu melimpah doa terlempar di udara. Dan begitu banyak kasih sayang diberikan antar umat manusia. Suasana maaf tersebar diseluruh penjuru dunia, nuansa penghapusan dosa, aura pencarian makna baru dalam kehidupan.


  • Bulan Syawal VS Puasa Setahun



Amalan sunnah yang ditentukan Rasulullah SAW di bulan Syawal yaitu puasa sunnah selama enam hari, sebagai kelanjutan puasa Ramadhan.

“Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan lalu diiringinya dengan puasa enam hari bulan Syawal, berarti ia telah berpuasa setahun penuh” (H.R Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ibnu Majah).

  • Syawal Adalah Bulan Pernikahan


Bulan syawal adalah bulan yang sangat baik untuk melakukan pernikahan. Hal ini juga menghancurkan khurafat, yaitu pemikiran dan budaya jahiliyah yang tak mau melangsungkan pernikahan pada bulan Syawal disebabkan takut terjadi malapetaka. Budaya jahiliyah tersebut ada disebabkan dahulu pada satu tahun, tepatnya di bulan Syawal. Allah SWT menurunkan azab berupa wabah penyakit, yang menyebabkan banyak orang mati termasuk diantaranya pasangan pengantin. Sejak itulah orang jahiliah enggan melangsungkan pernikahan di bulan Syawal.

Khurafat tersebut didobrak oleh ajaran Islam. Rasulullah SAW telah menunjukkan sendiri jika bulan Syawal sangat baik untuk menikah. Siti Aisyah menegaskan: “Rasulullah SAW menikahi saya pada bulan Syawal, berkumpul (membina rumah tangga) dengan saya pada bulan Syawal, maka siapakah dari isteri beliau yang lebih beruntung daripada saya?” Selain itu, Rasul juga menikah dengan Ummu Salamah tepat pada bulan Syawal. Menurut Imam An-Nawawi, hadits diatas berisi anjuran untuk menikah dibulan Syawal. ‘Aisyah bermaksud, ucapannya ini untuk menolak tradisi jahiliah dan anggapan mereka jika menikah pada bulan Syawal tidak baik.

  • Bulan Syawal Bulan Peningkatan Diri



Keistimewaan lain bulan Syawal dan yang utama adalah Bulan Peningkatan kualitas dan kuantitas ibadah. Syawal secara harfiyah bermakna “peningkatan”, yang tentu saja peningkatan ibadah sebagai hasil training selama bulan suci Ramadhan. Umat Muslim diharapkan dapat meningkatkan amal kebaikannya di bulan ini, bukannya malah menurun atau justru kembali kepada kebiasaan semula yang tidak islami. Na’udzubillah.

  • Bulan Syawal Bulan Pembuktian Ketaqwaan Seseorang



Inilah arti bulan syawal yang paling penting. Dimana Setelah Ramadhan berlalu, di bulan Syawal inilah “pembuktian” berhasil atau tidaknya ibadah kita pada bulan Ramadhan lalu. Terutama ibadah puasa, yang bertujuan untuk meraih derajat takwa.

Jika tujuan tersebut tercapai, tentu saja seorang Muslim akan menjadi lebih baik kehidupannya, lebih shaleh kelakuannya, lebih dermawan, lebih bermanfaat bagi orang lain, lebih khusyu’ dalam ibadahnya, dan lain sebagainnya. Setidaknya, semangat beribadah serta dakwah tak menurun setelah Ramadhan berlalu. Wallahu'alam.

Related Posts